Tuesday, July 28, 2015

Dampak lemahnya rupiah terhadap perbankan



Nilai rupiah dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan yang sangat tragis, dibandingkan dengan mata uang rivalnya yaitu dollar Amerika Serikat. Dari data Bank Indonesia (BI), rupiah sudah berada pada level Rp 13.453 per dollar Amerika serikat, sehingga dapat dianalisi mengalami penurunan sebanyak 8,14% diawal tahun ini.

Para ahli ekonomi menyatakan bahwa pelemahan mata uang rupiah akan memiliki dampak tidak baik terhadap perbankan yang ada di negara kita yaitu berupa efek adanya penurunan permintaan kredit atau meningkatnya non performing loan (NPL), yang berakibat pada adanya peningkatan kredit macet perbankan.

Selain itu, pelemahan mata uang rupiah disebabkan karena adanya permintaan dollar untuk membayar hutang luar negeri dan banyaknya kebutuhan akan dollar bagi para emiten yang bermain dalam pasar valas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sepanjang tahun 2015 ini perbankan yang ada di Indonesia masih penuh dengan tantangan, salah satunya tugas perbankan dalam menumbuhkan permintaan kredit yang diproyeksi sekitar 13%-15% sepanjang tahun 2015 ini.

No comments:

Post a Comment