Krisis perekonomian global yang terjadi saat ini memberikan
suatu dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian di negara kita.
Berbagai sektor terkena dampaknya dari dunia perindustrian, perbankan maupun
industri keuangan.
Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi di negara kita yang
semakin melambat akibat krisis global mengakibatkan adanya penurunan permintaan
kredit perbankan dari 16-17 persen ke 13-15 persen. Penurunan kredit masyarakat
ini terjadi karena lambatnya pertumbuhan perekonomian yang terjadi di
masyarakat sehingga masyarakat tidak mampu melakukan kredit karena adanya
ketidakmampuan masyarakat didalam melakukan pembayaran kredit itu kembali.
Namun hal ini, perbankan melakukan berbagai kebijakan
diantaranya melakukan otomatisasi bobot resiko kredit mulai dari 75 – 100 persen
sehingga akan memberikan kesempatan terhadap berbagai potensi kredit dengan modal terbatas yang terdapat di bank.
No comments:
Post a Comment